XIAN (1) – TITIK AWAL JALUR SUTRA

Foto monumen didepan Tang West Market Museum.

 

Kakak Lida udah gak sabar ke Xi’ An… awas lhohhh ntar sampe sana ogah pulang…
Ini kota asik bingitz. Jalannya lurus-lurus gampang di-navigasi. Metro ada tapi cuma 2 jalur. Saya lebih suka naik bus kota yang sekali naik bayar 1 yuan (non AC) atau 2 yuan (AC) – jauh dekat ongkos sama.

Banyak universitas di kota ini jadi banyak juga mahasiswa. Tanya sama yang usia kuliahan biar sedikit mereka ngerti bahasa inggris dan mau membantu kita. Di tiap halte ada keterangan jalur bus. Jika beruntung tulisan rutenya bisa kebaca jelas (banyak yang dicoret-coret). Biar afdol usahakan punya nama-nama tempat tujuan dalam huruf mandarin. Jadi kalo gak ada yang bisa ditanyai kita bisa nyocokin huruf-huruf dengan rute di halte.

Saya kesana akhir Maret. Suhu udara puanazzzzz… 20an derajat celcius tapi rasanya kayak neraka. Polusinya gilak! Bikin tambah berasa gerah. Sinar matahari tajam menusuk kulit. Tapi biar gerah harus tetap semangat menikmati ibukota kuno China ini.

Jangan tertipu dengan peta Xi’ An yang jarak antar blok seperti dekat tapi aslinyaaa… juauuuhhh… dari halte 1 ke halte berikutnya aja gempor kalo ngesot.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *