TRANS SIBERIAN & TRANS MANCHURIAN RAILWAY (9) – KHUZIR

Khuzir adalah desa berpenduduk terbanyak di Olkhon Island. Desa ini baru mendapat aliran listrik tahun 2004. Selain listrik sekarang sudah ada kantor pos jadi turis bisa registrasi visa di Khuzir. O ya saya lupa tidak menjelaskan tentang registrasi visa saya. Awalnya saya mau registrasi di Irkutsk tapi karena tidak direncanakan dengan baik jadi gagal. Registrasi visa hanya bisa dan wajib dilakukan oleh pihak yang memberi tempat tinggal pada turis yang bersangkutan. Jadi seharusnya saya bisa registrasi di Irkutsk hanya dengan menyerahkan passport, kartu imigrasi dan membayar 450 Ruble dan pihak hostel yang akan melakukan registrasi di kantor pos setempat.

Untung… ada untungnya nih 🙂 saya tidak jadi registrasi visa di Irkutsk karena registrasi visa di Khuzir melalui Nikita’s Guesthouse hanya bayar 250 Ruble. Thomas dan saya menyerahkan passport saat kami check-in dan ketika kami keluar untuk ikut ekskursi registrasi masih dalam proses. Pihak Nikita’s Guesthouse menjelaskan kalau tidak akan ada masalah walaupun kami ikut ekskursi tanpa passport dan kalaupun ada masalah kami hanya perlu menghubungi hostel dan mereka akan membantu menyelesaikan.

Pulang dari ekskursi kami dipanggil receptionis hostel dan mereka menyerahkan passport kami lengkap dengan kartu imigrasi dan kartu tanda terima registrasi visa. Kartu imigrasi ini maksudnya kartu kedatangan/ keberangkatan yang ada cap entry-nya. Selain untuk keperluan registrasi visa kartu ini juga sangat penting untuk keluar dari Russia. Hampir bisa dipastikan foreigner khususnya turis akan dapat masalah besar ketika mau keluar Russia tanpa kartu ini. Jadi yang perlu diingat: DIE DIE MUST KEEP YOUR IMMIGRATION CARD!

Ok lanjut lagi cerita tentang Khuzir… sore itu Thomas dan saya jalan-jalan keliling Khuzir. Jalanan di desa ini sebagian besar masih berupa jalan tanah ‘beranjau’. Banyak sekali kotoran sapi! Hanya ada 1 jalan asphalt yang merupakan jalan utama. Di sekitar jalan ini ada beberapa cafe, restoran, toko serba ada dan warung internet.
Agak susah kalau saya harus menceritakan keadaan Khuzir dengan kata-kata. Tapi sayangnya saya tidak ada foto karena kamera saya habis battery. Kami mengambil beberapa foto dengan kameranya Thomas tapi saya lupa dimana saya simpan foto-foto itu. Minta lagi sama Thomas sungkan karena dia selalu sibuk dengan pekerjaannya. Maaf sekali hehe… foto-foto Khuzir menyusul ya… saya upload kalau sudah ketemu 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *