TRANS SIBERIAN & TRANS MANCHURIAN RAILWAY (13) – NIZHNY NOVGOROD

Kremlin

 

Kota berikutnya yang akan kami kunjungi setelah Kazan adalah Suzdal. Tapi karena Suzdal tidak dilewati jalur kereta api jadi kami harus ke Vladimir kota terdekat dengan Suzdal. Untuk mencapai Vladimir dari Kazan kami harus ganti kereta di Nizhny Novgorod. Ada cukup banyak kereta per hari dari Kazan ke Nizhny Novgorod dan dari Nizhny Novgorod ke Vladimir jadi lebih leluasa menentukan jadwal.

 

Thomas dan saya sepakat untuk transit di Nizhny Novgorod beberapa jam lebih lama karena selain bisa jalan-jalan di Nizhny Novgorod, di sore hari ada kereta cepat (Sapsan) yang waktu tempuhnya lebih cepat dari kereta lain yang berangkat lebih awal.
Perjalanan ke Nizhny Novgorod dari Kazan adalah yang paling unforgettable. Kazan saat ini sedang ‘mempercantik diri’ jadi renovasi dan pembangunan dimana-mana termasuk di stasiun utamanya. Kami bingung mencari pintu masuk ke peron stasiun. Ternyata pintu masuk lewat pintu keluar yang kemarin kami lewati. Setelah berhasil masuk kami bingung lagi mencari jalan ke peron 7 tempat kereta no. 41 menuju Nizhny Novgorod.

 

Jembatan untuk menyeberang antar rel masih under construction. Kami jalan bolak-balik nyetrika peron 3/4. Karena tetap tidak bisa menemukan jalan menuju peron 7 kami lalu tanya bapak-bapak orang Russia dan dijawab dengan gesture ‘langsung saja turun melintasi rel ke platform 7’. Ternyata 2 orang Russia itu juga akan naik kereta yang sama dengan kami.
Saya melongok ke bawah peron/ platform. Tingginya kira-kira 1.2m. Saya bisa lompat turun ke rel tapi TIDAK MUNGKIN bisa naik lagi. Saya masih mencoba melihat kalau di bawah peron ada sesuatu untuk menjejakkan kaki untuk membantu saya naik tiba-tiba salah satu bapak Russia itu mengambil ransel dari gendongan saya. Dia lempar ransel saya ke atas rel lalu melompat turun. Belum hilang rasa kaget saya tiba-tiba bapak yang satu lagi memeluk saya dari belakang, mengangkat lalu ngoper saya ke temannya yang sudah di bawah.

 

Kami jalan setengah lari melintasi rel-rel. Sampai di bawah peron 7 saya diangkat lagi dan dioper ke teman yang sudah naik. Hahaha… ternyata mereka bisa membaca pikiran saya 🙂 Setelah mengucapkan Spasiba kami lalu mencari gerbong kami masing-masing. Kali ini saya satu compartment dengan Thomas di gerbong kelas 2.

 

Perjalanan kami kali ini cukup singkat. Hanya 9 jam di kereta. Malam itu bulan bersinar terang. Saya mencoba menahan kantuk karena ingin menikmati asiknya tiduran di kereta ditemani bulan 🙂
Sekitar jam 7 pagi kami sampai di stasiun Nizhny Novgorod. Kami menitipkan ransel di locker di stasiun lalu jalan ke arah Kremlin sambil mencari tempat makan. Pagi itu kami hanya lihat 1 cafe yang buka. Cafe Perancis. Yasud karena lapar akhirnya kami sarapan disitu. Saya yang awalnya hanya mau pesan minuman karena takut harganya mahal malah hampir kalap melihat croissant isi smoked salmon hanya 300 Rubble atau sekitar 10 SGD. Rasanya enak sekali. TOP BGT!!

 

Setelah sarapan kami melanjutkan jalan ke Kremlin. Jarak antara stasiun kereta dan Kremlin lumayan jauh sekitar 3km tapi kalau perut sudah kenyang jalan jauh tidak terasa apalagi dengan melihat pemandangan indah Oka River. Kremlin-nya Nizhny Novgorod terletak di dekat pertemuan antara Sungai Oka dan Sungai Volga. Walaupun kota kecil tapi Nizhny Novgorod merupakan kota penting karena dilalui sungai Volga yang merupakan jalur perairan penting di Russia.

Nizhny Novgorod dulunya adalah daerah militer yang tertutup untuk orang asing. Walaupun sekarang sudah bukan restricted city lagi tapi kalau kita mau masuk dan keluar melalui bandara Nizhny Novgorod kita harus memberi tahu pihak yang membuatkan Invitation Letter karena suratnya berbeda dengan Invitation Letter untuk orang asing yang masuk dan keluar melalui check point lainnya.
Bangunan di dalam area Kremlin merupakan kantor-kantor pemerintahan. Ada juga gereja Katholik Orthodox dan monumen yang berupa api abadi. Selain itu Kremlin ini seperti museum alat perang. Ada banyak pesawat tempur, tank dan meriam yang dipamerkan di halaman Kremlin.

Dari Kremlin kami jalan kembali menuju stasiun tapi detour melewati pusat kota Nizhny Novgorod. Di beberapa tempat ada patung-patung perunggu yang mengingatkan saya pada kota Bratislava. Kota favourite saya 🙂

Kami tidak bisa berlama-lama di Nizhny Novgorod karena harus melanjutkan perjalanan ke Vladimir. Kali ini dengan kereta super cepat Sapsan yang tulisan dalam huruf cyrillic seperti CAPCAN 🙂 dengan kereta ini kami bisa sampai di Vladimir hanya dalam waktu 2 jam saja.

Proses untuk bisa naik kereta ini sama dengan kereta-kereta lain. Penumpang harus menunjukkan tiket dan tanda pengenal kepada Provodnitsa yang berdiri di pintu masuk gerbong. Sebenarnya penumpang baru boleh naik/ masuk gerbong kalau sudah diperiksa tiket dan tanda pengenalnya. Tapi karena kereta Sapsan berhenti di stasiun tidak lama jadi kalau pemeriksaan belum selesai penumpang diminta naik ke gerbong tapi hanya boleh berdiri di bordes dan kalau tiket dan tanda pengenal sudah diperiksa baru boleh masuk mencari tempat duduknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *