TRANS SIBERIAN & TRANS MANCHURIAN RAILWAY (10) – BACK TO IRKUTSK

Malam terakhir kami di Khuzir kami isi dengan beres-beres barang bawaan karena esok paginya kami harus kembali ke Irkutsk. Saya tanya Thomas apa dia mau ke ‘belakang’ lihat matahari terbit besok. Thomas jawab tidak tertarik jadi pagi buta saya bangun langsung keluar sendiri. ‘Belakang’ yang saya maksud adalah salah satu spot menarik di Olkhon Island untuk menikmati keindahan Lake Baikal yang letaknya dekat sekali dengan Nikita’s guesthouse.

 

Ini beberapa foto Lake Baikal saat matahari terbit.

Setelah puas memandang Lake Baikal, saya kembali ke guesthouse. Thomas yang tadi masih tidur ketika saya keluar ternyata sudah rapi jali sudah mandi dan sudah sarapan! Ckckck… ini anak memang segalanya serba cepat 🙂 Dia bilang menu sarapan pagi itu pancake enak sekali. Tapi saya malas sarapan dari pada harus gosok gigi lagi. Selain itu saya juga tidak biasa sarapan dan saya paling tidak suka makan dalam keadaan tergesa-gesa karena sebentar lagi kami akan di jemput marshrutska.
Jam 8.30 kami sudah siap di reception tapi baru sekitar jam 9.00 mobilnya datang dan saya langsung naik dan duduk manis di tempat yang ‘terpisah’ dari kursi-kursi lain. Pengalaman di perjalanan dari Irkutsk kalau duduk di kursi berjejer hampir pasti harus berdesakan dengan penumpang lain 🙂 Ini tips dari saya kalau teman-teman mau melakukan perjalanan seperti saya ada kalanya perlu bertindak sedikit egois karena untuk urusan tempat duduk saja bisa ribut dengan penumpang lain.
Saya sudah cerita tentang ribetnya pengaturan tempat duduk sewaktu masih di Irkutsk menuju ke Khuzir. Nah pagi itu teman kami yang dari Perancis sampai perang mulut dengan traveler dari China. Masalah bisa diselesaikan setelah sopir marshrutska turun tangan mengatur penumpang. Yang saya heran sewaktu kami masih di guesthouse kelihatannya mobil sudah tidak muat untuk mengangkut kami semua. Tapi dalam perjalanan pak sopir masih bisa memasukkan dan mendudukkan 4 penumpang lagi! Bukan sulap bukan sihir 🙂
Dalam perjalanan ini mobil yang kami tumpangi sejenis van bermerek Toyota. Tidak seperti marshurtska umum yang memakai mobil keluaran Vaz, van Toyota jauh lebih mulus jalannya dan walaupun terasa lebih lambat tapi ternyata kami bisa sampai di Irkutsk lebih cepat. Kira-kira 1 jam perjalanan dari guesthouse kami sudah sampai di ferry terminal.

 

Dalam perjalanan kami kirim-kiriman SMS dengan Artem karena dia bilang ada waktu untuk menemani kami jalan-jalan sebentar di Irkutsk. Sekitar jam 2 siang kami sampai di terminal marshrutska di depan terminal bis. Ternyata Artem sudah ada disana lalu kami mampir sebentar di restaurant cepat saji untuk mengisi perut. Setelah itu kami naik bus ke stasiun untuk print e-ticket saya dan menitipkan ransel di penitipan barang. Artem menanyakan jadwal buka tempat penitipan barang yang ternyata buka 24 jam tapi kadang-kadang tutup sekitar 20 menit untuk break time penjaganya.

 

Tempat penitipan barang di Stasiun Irkutsk

 

Saya membayar 90 Ruble untuk ransel ukuran 35L. Thomas membayar 155 Ruble untuk ransel yg kira-kira 70L. Setelah menitipkan ransel kami lalu kembali ke pusat kota untuk makan siang. Artem mengajak kami makan di cafe yang desain interiornya kelihatan mewah tapi harga makanannya lebih murah dari restaurant cepat saji. Kualitas makanannya juga jauh lebih baik. Pantas saja Artem ogah kalau harus makan di restaurant cepat saji 🙂
Artem sempat mengantarkan kami ke bank dan ke toko elektronik karena saya perlu tambahan memory card. Tips lagi: bawalah memory card lebih dari yang kira-kira dibutuhkan karena percayalah tangan ini tidak akan berhenti memotret 🙂
Setelah semua hal yang kami butuhkan terpenuhi, kami lalu jalan menuju sungai Angara. Di tepian sungai Angara ada tempat nongkrong anak muda yang sebenarnya biasa saja tapi atmosphere -nya enak sekali untuk duduk dan ngobrol-ngobrol. Kami bertiga bertukar cerita sampai tiba waktunya berpisah. Artem harus mengikuti les bahasa Inggris dan kami harus membeli ransum untuk bekal di kereta.
Malam itu Thomas dan saya melanjutkan perjalanan ke Kazan. Another 3 days on the train without shower haha…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *