ISTANBUL – TRANSPORT

 

Transport keren yang membingungkan.


Kalo di kota-kota besar lainnya yang namanya metro map itu ya peta jalur metro atau subway atau tube atau underground atau MTR atau MRT. Nah kalo di Istanbul ketik metro map yang keluar peta jalur metro ketera bawah tanah digabung sama peta tram, tunnel, furnicular, dan metro bus atau semacam bus way di Jakarta.

Trus yang di peta terlihat seperti stasiun transit itu kenyataannya letaknya jauh antara satu dengan lainnya. Mending kalo transitnya gratis. Ini bayar sodara-sodara…

Untuk naik transport itu bisa beli tiket ketengan atau dengan kartu semacam ezlink yang kalo beli di konter di stasiun metro harganya 10 Lira dan sudah berisi 4 Lira. Kalo beli di toko-toko di jalanan katanya harganya 20 Lira dan isinya 14 Lira. Kartunya namanya Istanbulkart. Kalo habis tinggal diisi lagi di mesin yang tidak bisa kasih kembalian. Jadi bayarlah dengan uang pas.

Dari hostel saya di Taksim untuk ke Old Town cara paling mudah dan hemat adalah dengan naik furniculer ke Kabatas dan lanjut dengan tramway yang je arah Bagcilar. Turunnya terserah mau di Grand Bazaar, Sultanahmet, atau stasiun lainnya.

Ini foto tramway dari Kabatas ke Old Town, bersih dan modern. Sayangnya saya sering lihat orang tua dibiarkan berdiri dan orang mudanya duduk santai.