ZHANGJIAJIE (1) – HOW TO GET THERE

Avatar Mountains

 

Ribuan puncak

‘Aku mau ke gunung Avatar.’ Kata teman saya. Hhmmm… yawes yuk mari kesana.

Kami lalu cari-cari info untuk ke tempat ini. Kereta dari Shanghai ada tapi 21 jam perjalanannya. Saya sih ok aja tapi teman ada acara di kota lain jadi sebisa mungkin gak buang waktu dijalan.

Waktu itu kami cek penerbangan gak ada yang langsung shanghai-dayong (airport terdekat dengan Zhangjiajie. Sebulan sebelumnya iseng cek eh kok ada Shanghai airlines yang buka rute ini ditanggal yang sama dengan yang kami mau.

Langsung book? Tentu tidak. Harga tiket 1 way sekitar 300 sgd. Mahal? Ah apa sih yang mahal buat bidadari kaya seperti saya?! Tapi saya ngeyel nunggu mepet hari keberangkatan karena katanya harga bisa turun. hampir 3 minggu nunggu harga tetep segitu. Rupanya weekend memang lebih dan selalu mahal.

Tugas saya beli tiket done. Tinggal teman yang cari hotel. ‘Cek ini! Keren tempatnya!’ Pesan singkat dari teman. Saya buka link nya berisi resort di dalam area Zhangjiajie. 250 sgd/ malam. ‘CORET! Cari yang murah!’ Balas saya.

Dari beberapa proposal teman akhirnya saya setuju untuk booking hotel yang harganya 50 sgd/ malam. ‘Coba cek di peta lokasinya dimana.’ Kata saya. ‘Gak bisa. Nih liat sendiri kalo gak percaya.’ Kata teman sambil nyodorin hp nya. Blank. Hanya terlihat screen warna hijau muda dengan tulisan Zhangjiajie di Google map.

Kami sepakat untuk minta jemputan di bandara Dayong. 150 yuan. 30 sgd. Untuuuung ya kami pesan jemputan. Karena eh karena… hotelnya juuuaaauuhhh dari pusat desa. Apalagi dari kota. Kalo gak salah perjalanan dari bandara ke hotel 1 jam 15 menit. Jadi ya ongkos 150 yuan itu murah banget.

Sopir yang jemput kami di bandara cowok muda penyuka kpop. Sepanjang perjalanan musik disetel keras-keras. Orangnya agak urakan. Nyetir kalo buat orang kaya beneran sih ngeri ya. Tapi kalo saya yang udah biasa naik bus magelangan yang begini sih bukan apa-apa.

Sampai tempat parkir hostel koko sopir pencet-pencet klakson manggil yang punya hotel. Rupanya dia sedang sibuk ngusir ayam-ayam tetangga yang notoli bibit sayurannya.

Hotel ini lebih kayak lodge milik keluarga. Receptionist nya koko muda yang rupawan. Sumpe kalo kakak Rembes nginep sana pasti gak mau pulang. Selain ganteng ada 1 hal lagi yang bikin dia lebih menawan. Kmana-kmana selalu memegang dompet berisi lembaran-lembaran uang hahaha…

‘This is map of Zhanjiajie.’ Kata koko receptionist. Dia lalu menjelaskan tentang area zhangjiajie dan menyarankan rute-rute buat kami.

Ternyata nih… ada beberapa pintu masuk ke area Zhangjiajie. Yang paling besar dan paling dekat dengan kota adalah gerbang Wulingyuan. Nah lokasi hotel kami dekat di gerbang Yuanjiajie jadi kami kalo masuk ya lewat situ.

Ini foto puncak-puncak di Yangjiajie. Inilah yang jadi inspirasi setting film avatar maka area ini disebut juga Avatar Mountains.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *